Jakarta: Harga emas dunia diprediksi melejit hingga di
kisaran 1.760 dolar a-s per ons pada 2012, bahkan dapat menembus 2.000
dolar Amerika, meski dibayangi pelemahan harga pada triwulan awal 2012.
Demikian hasil survei GFMS dari Kantor Berita Thomson-Reuters yang
dirilis baru-baru ini.
Menurut survei tersebut, harga itu berdasarkan riset dan diskusi dengan para pemilik tambang, pengolah, dan pedagang emas di seluruh dunia. Walaupun demikian, jangan berharap harga emas terus menanjak tanpa fluktuasi.
Saat ini harga emas dunia berada di kisaran 1,660 dolar AS per-ons, dan para investor tidak akan keberatan menanti kenaikan 20 persen untuk mencapai kisaran harga prediksi tersebut. Menurut Direktur Global Riset Komoditi UBS Peter Hickson, pihaknya sepakat harga emas dapat menembus harga di atas 2.000 dolar AS per-ons. Apalagi saat ini harga emas sudah mencapai harga yang murah. Kalau dalam tiga bulan ke depan tidak terjadi penurunan drastis, kemungkinan naik paling sedikit 10 - 15 persen dapat tercapai.(DSY)
sumber
Menurut survei tersebut, harga itu berdasarkan riset dan diskusi dengan para pemilik tambang, pengolah, dan pedagang emas di seluruh dunia. Walaupun demikian, jangan berharap harga emas terus menanjak tanpa fluktuasi.
Saat ini harga emas dunia berada di kisaran 1,660 dolar AS per-ons, dan para investor tidak akan keberatan menanti kenaikan 20 persen untuk mencapai kisaran harga prediksi tersebut. Menurut Direktur Global Riset Komoditi UBS Peter Hickson, pihaknya sepakat harga emas dapat menembus harga di atas 2.000 dolar AS per-ons. Apalagi saat ini harga emas sudah mencapai harga yang murah. Kalau dalam tiga bulan ke depan tidak terjadi penurunan drastis, kemungkinan naik paling sedikit 10 - 15 persen dapat tercapai.(DSY)
sumber
0 komentar:
Posting Komentar